metode farmakologi 5

Salah satu upaya untuk mengatasi covid-19 yaitu dengan pendekatan komputasi dari tanaman herbal yang telah dilaporkan memiliki aktivitas antivirus. Beberapa penelitian senyawa turunan falvonoid dari tanaman sage (Salvia officinalis. L) seperti luteolin, apigenin, quercetin, kaempherol, dan catechin berpotensi sebagai agen antivirus lain dengan cara menghambat replikasi virus main protease (Mpro) secara in silico. Prediksi fisikokimia dengan parameter hukum lima lipinski dan molecular docking

link youtube: https://youtu.be/w7hS0wwrGt0

Komentar

  1. Dikatakan bahwa tdi mpro ini adalah salah satu faktor penting dalam kelangsungan hidup virus sars cov2 sehingga ini menjadi salah satu target untuk mendesain suatau obat namun dari yang baca bahwa tidak hanya mpro yang menjadi kelangsungan hidup virus sars cov2 tetapi juga salah satu faktor penting lainnya adalah protein s, berarti ketika pengembahan obat dari senyawa flavanoid tersebut menargetkan mpro bukankah virus sars covd2 itu bisa kitakatakan tidak mati atau hanya lemah saja, jadi bagaimana pengembangan dari senyawa flavanoid ini apakah bisa juga untuk melemahkan faktor lainny? Atau hanya terfokus dengan satu target?

    BalasHapus
    Balasan
    1. swiss adme ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk memprediksi sifat adme suatu obat berdasarkan sifat fisikokimia, farnakokinetik dan kemiripan serta keamanan obat dimana memerlukan kode smiles dari suatu senyawa yang didapatkan dari laman pubchem dari kode smiles itu program swiss adme bisa mendeteksi senyawa dan sifat fisiko kimianya serta dengan penentuan hukum 5 lipinski dengan parameter berat molekul, koefisien partisi, ikatan hidrogen donor dan ikatan hidrogen aseptor sebagai penanda untuk mengevaluasi keserupaan obat atau menentukan apakah suatu senyawa kimia dengan aktivitas farmakologis atau biologis tertentu memiliki sifat kimia dan sifat fisik yang akan membuatnya menjadi obat aktif pada manusia

      Hapus
  2. Tadi dikatakan bawha flavonoid dapat menghambat antivirus sars-cov-2, yang dimana tahapan untuk pengembangan obatny yang itu dengan program swissADME yang nantinya akan dipilih struktur yang memenuhi hukum lima lipinski denfan cara juga harus mengetahui kode pada smiless jadi bagaimana cara swissadme ini bisa medeteksi senyawa tresebut agar bisa memenuhi paramater tadi? Penanda seperti apa yang bisa dikatakan bahwa memang senyawa tersebut memang memenuhi parameter tdi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jenis-jenis dari senyawa flavonoid itu sendiri mempunyai target sasaran terhadap virus covid yang berebeda-beda, tidak hanya mpro saja tetapi dapat seperti reseptor ACE2 dan juga tidak hanya menargetkan 1 reseptor saja bisa lebih seperti naringenin yang menarget reseptor Mpro dan ACE2 sekaligus. tetapi kebanyakan reseptor yang dijadikan target yaitu Mpro. Inhibisi main protease akan menyebabkan terganggunya replikasi dan transkripsi protein non struktural virus, sehingga mengakibatkan kematian virus.

      Hapus
  3. Dari yang saya baca pada literatur bahwa metode molecular docking ini dilakukan dengan membandingkan kemiripan struktur senyawa uji terhadap kumpulan senyawa yang dijetahui targetnya dalam satau/lebih database dimana hasil data ini nnti kan akan melihat model interaksi anatara ligan dengan reseptornya (pratama et al., 2021). Dari literatur yang saya baca yaitu pada penelitian, dikatakan bahwa untuk mengetahui interaksi ligan dengan reseptor maka dilakukan dengan visualisasi dg menggunakan ligpot diamana visualisasi ini hanya dilakukan terhadap senyawa yang memiliki interaksi yang kuat dengan resptornya (weni et al., 2020),jadi bagaimana jika pada saat melihat interaksi tersebut dg visualisasi ternyata interaksi ligan/iktn dari senyawa flavanoid tersebut tidak begitu kuat dengan reseptornya apakah hal ini akan mempengaruhi hasil data analisis nya? Lalu bagaimana cara mengatasi hal tersebut agar hasil analisinya lebih optimal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. apabila senyawa memiliki interaksi lemah terhadap reseptor maka senyawa tersebut dapat dikatakan tidak bisa berikat dengan reseptor tersebut atau dapat dibilang bahwa senyawa tersebut tidak dapat dijadikan sebagai pengobatan terhadap reseptor penyakit tersebut

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

kimia medisinal 14

kimia medisinal-12

kimia medisinal 10